Korelasi Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Remaja terhadap Pergaulan Tidak Sehat di SMP Negeri 1 Gamping Kabupaten Sleman
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1017Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Remaja, Pergaulan Tidak Sehat, PencegahanAbstract
Pergaulan tidak sehat pada remaja merupakan masalah yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan fisik, mental, dan sosial. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai pergaulan tidak sehat dapat memengaruhi sikap mereka dalam menyikapi perilaku berisiko, seperti bullying, membolos sekolah, penggunaan vape, dan perilaku menyimpang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap remaja tentang pergaulan tidak sehat di SMP Negeri 1 Gamping Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling dengan kriteria remaja usia 14–15 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap pergaulan tidak sehat. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan rendah sebanyak 23 responden (37,1%) dan sikap baik sebanyak 40 responden (64,5%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja tentang pergaulan tidak sehat dengan nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi sebesar 0,639 yang termasuk kategori hubungan kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan remaja, maka semakin positif sikap remaja terhadap pergaulan tidak sehat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kesehatan dan pembinaan remaja di lingkungan sekolah maupun keluarga sebagai upaya pencegahan pergaulan tidak sehat pada remaja.




