Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan KB Suntik Pada Akseptor KB Suntik Di Pustu Pahandut Seberang Kota Palangka Raya

Authors

  • Alpina Damayanti Universitas Eka Harap
  • Desi Kumala Universitas Eka Harap
  • Merry Delyka Universitas Eka Harap

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1019

Keywords:

Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Kualitas Pelayanan, KB Suntik

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) suntik merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan di Indonesia. Secara global, WHO (2022) melaporkan bahwa kontrasepsi suntik merupakan salah satu metode yang paling banyak digunakan di negara berkembang karena efektivitas dan kemudahan aksesnya. Di Indonesia, BKKBN (2022) menunjukkan bahwa suntik KB masih mendominasi metode kontrasepsi modern dengan proporsi sekitar 59,9%. Namun, pemilihan metode kontrasepsi idealnya dilakukan berdasarkan pemahaman yang memadai mengenai mekanisme kerja, kelebihan, kekurangan serta potensi efek samping. Ketidakpahaman akseptor dapat menyebabkan salah tafsir terhadap perubahan tubuh yang muncul selama penggunaan kontrasepsi suntik, sehingga berdampak pada ketidakpatuhan jadwal suntik ulang maupun penghentian penggunaan sebelum waktunya. Faktor pengetahuan, dukungan keluarga dan kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam keberlanjutan penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan KB suntik pada akseptor KB suntik di Pustu Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 279 akseptor dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling sebanyak 74 orang. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemilihan KB suntik 3 bulan (p = 0,182; r = 0,157). Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kualitas pelayanan KB dengan pemilihan KB suntik, dengan nilai p masing-masing (p = 0,000; r = 0,414) dan (p = 0,000; r = 0,475). Faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan pemilihan KB suntik antara lain dukungan keluarga dan kualitas pelayanan KB di Pustu Pahandut Seberang. Dengan demikian diharapkan akseptor KB dapat meningkatkan pengetahuan dan melibatkan keluarga dalam pengambilan keputusan metode kontrasepsi agar dapat memilih secara tepat dan sesuai kebutuhannya.

Published

2026-08-03

How to Cite

Damayanti, A., Kumala, D., & Delyka, M. (2026). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan KB Suntik Pada Akseptor KB Suntik Di Pustu Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 1129–1136. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1019

Issue

Section

Articles