Efektivitas Penggunaan Islamic Hypothermia Care E-Module terhadap Pengetahuan Penanganan Awal Hipotermia pada Pecinta Alam di SMAN 3 Lamongan
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1020Keywords:
E-Module, Hipotermia, Pengetahuan, Pecinta Alam, Islamic CareAbstract
Hipotermia merupakan kondisi penurunan suhu tubuh di bawah 35°C yang dapat membahayakan jiwa apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Rendahnya pengetahuan remaja pecinta alam mengenai penanganan awal hipotermia menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas Islamic Hypothermia Care E-Module terhadap pengetahuan penanganan awal hipotermia pada pecinta alam di SMAN 3 Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pre-test-post-test design. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 31 siswa pecinta alam dengan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan. Data dianalisis menggunakan Uji Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori kurang sebanyak 23 responden (74,2%), sedangkan setelah intervensi sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori baik sebanyak 15 responden (48,4%). Nilai Mean pengetahuan meningkat dari 38,49 menjadi 75,69 dengan selisih peningkatan sebesar 37,20. Hasil uji statistik diperoleh nilai P-Value = 0,000 (p < 0,05) sehingga terdapat efektivitas penggunaan E-Module terhadap peningkatan pengetahuan penanganan awal hipotermia pada pecinta alam di SMAN 3 Lamongan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa E-Module berbasis nilai Islami dapat mendukung pemahaman siswa mengenai penanganan awal hipotermia. Penggunaan E-Module berbasis nilai Islami disarankan sebagai media edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan penanganan awal hipotermia dan keselamatan siswa saat melakukan aktivitas di alam terbuka.




