Pengaruh Pemberian Minuman Serai (Cymbopogon Citratus) terhadap Intensitas Nyeri Disminore Primer pada Remaja Putri di MA Al Ihsan Krian Sidoarjo

Authors

  • Wahyu Dwi Anggraeni Putri Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS. DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Rosyidah Alfitri Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS. DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
  • Tut Rayani Aksohini Wijayanti Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS. DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1032

Keywords:

Disminore, Disminore Primer, Remaja Perempuan, Serai Bubuk, Minuman Serai Bubuk

Abstract

Dismenorea primer merupakan gangguan ginekologis berupa kram perut bawah yang sering dialami remaja putri akibat lonjakan prostaglandin, yang dapat mengganggu konsentrasi dan aktivitas belajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian minuman bubuk serai murni hangat terhadap penurunan intensitas nyeri Dismenorea primer pada remaja putri usia 15–18 tahun di MA Al Ihsan Krian Sidoarjo. Desain penelitian menggunakan metode pra-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 60 siswi yang diambil menggunakan teknik total sampling, di mana seluruh responden memiliki status gizi dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) berkategori kurus. Instrumen pengukuran tingkat nyeri menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, rata-rata intensitas nyeri responden berada pada kategori sedang sebesar 5,12. Setelah diberikan minuman bubuk serai dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut sejak hari pertama menstruasi, rata-rata intensitas nyeri mengalami penurunan yang mencolok menjadi 2,90 (kategori ringan). Analisis bivariat dengan uji nonparametrik WilCOXon Signed Rank Test menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat diartikan bahwa hipotesis nol ditolak. Penelitian ini membuktikan bahwa konsumsi seduhan bubuk serai secara berkala mampu meredakan kram uterus secara bermakna melalui peran senyawa aktifnya yang menghambat zat pemicu nyeri sekaligus merelaksasikan otot rahim. Ramuan herbal tradisional ini sangat direkomendasikan sebagai salah satu opsi terapi nonfarmakologis yang aman dan ekonomis guna meminimalkan efek samping dari ketergantungan obat pereda nyeri kimia.

Published

2026-08-20

How to Cite

Putri, W. D. A., Alfitri, R., & Wijayanti, T. R. A. (2026). Pengaruh Pemberian Minuman Serai (Cymbopogon Citratus) terhadap Intensitas Nyeri Disminore Primer pada Remaja Putri di MA Al Ihsan Krian Sidoarjo. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 2503–2514. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1032

Issue

Section

Articles