Pengaruh Kombinasi Terapi Foot Massage Dan Senam Kaki Diabetik Terhadap Nilai Ankle Brachial Indeks Pada Lansia DM Tipe 2 Di Puskesmas Polowijen Kota Malang

Authors

  • Eirya Ertistiarsa Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
  • Tri Nataliswati Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
  • Maria Diah Ciptaningtyas Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang
  • Fitriana Kurniasari Solikhah Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1076

Keywords:

Diabetes Melitus Tipe 2, Ankle Brachial Indeks (ABI), Lansia, Foot Massage, Senam Kaki Diabetik

Abstract

Lansia dengan Diabetes Melitus tipe 2 berisiko mengalami gangguan sirkulasi darah perifer akibat aterosklerosis dan hiperglikemia kronis yang menurunkan elastisitas pembuluh darah serta meningkatkan kekakuan arteri. Kondisi ini menyebabkan penurunan nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan meningkatkan risiko komplikasi kaki diabetik, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis untuk memperbaiki sirkulasi perifer. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi foot massage dan senam kaki diabetik terhadap nilai ABI pada lansia DM tipe 2 di Puskesmas Polowijen Kota Malang. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan two group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 32 responden yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Dimana kelompok perlakuan mendapatkan kombinasi intervensi foot massage dan senam kaki diabetik, sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan intervensi senam kaki diabetik. Analisis data menggunakan Uji statistic Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ABI sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori iskemia arteri ringan. Setelah intervensi, pada kelompok perlakuan hampir setengahnya mengalami peningkatan nilai ABI ke kategori borderline dan normal. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna nilai ABI sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan (p = 0,001). Uji Mann–Whitney menunjukkan peningkatan nilai ABI kelompok perlakuan secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol nilai U = 56.500 (p = 0,003). Disimpulkan bahwa kombinasi foot massage dan senam kaki diabetik berpengaruh terhadap peningkatan nilai ABI pada lansia DM tipe 2 dan diharapkan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu memperbaiki sirkulasi perifer pada lansia DM tipe 2.

Published

2026-07-22

How to Cite

Ertistiarsa, E., Nataliswati, T., Ciptaningtyas, M. D., & Solikhah, F. K. (2026). Pengaruh Kombinasi Terapi Foot Massage Dan Senam Kaki Diabetik Terhadap Nilai Ankle Brachial Indeks Pada Lansia DM Tipe 2 Di Puskesmas Polowijen Kota Malang. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 670–687. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1076

Issue

Section

Articles