Hubungan Antara Stres Kerja Dengan Burnout Pada Perawat Dan Bidan Di Puskesmas Baki Kabupaten Sukoharjo

Authors

  • Berliana Dewi Angraeni Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Bibit Irawan Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Nur Ani Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Nur Ani Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Prita Devy Igiany Universitas Veteran Bangun Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1083

Keywords:

Anak, Pneumonia, Saturasi Oksigen, Semifowler

Abstract

Perawat dan bidan sebagai tenaga kesehatan garda terdepan di Puskesmas
rentan mengalami stres kerja yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat
berkembang menjadi burnout. World Health Organization (WHO) melalui International
Classification of Diseases edisi ke-11 (ICD-11) mengakui burnout sebagai fenomena yang
berkaitan dengan pekerjaan akibat stres kronis di tempat kerja yang tidak
berhasil dikelola. Berdasarkan studi pendahuluan melalui wawancara terhadap 5
dari 51 tenaga kesehatan (9,8%) di Puskesmas Baki Kabupaten Sukoharjo yang
terdiri atas 3 perawat dan 2 bidan, seluruh responden menyampaikan keluhan
mengenai banyaknya pasien dan tingginya tuntutan pekerjaan yang berpotensi
menimbulkan stres kerja dan burnout. Penelitian ini bertujuan menganalisis
hubungan stres kerja dengan kejadian burnout pada perawat dan bidan di
Puskesmas Baki Kabupaten Sukoharjo. Penelitian menggunakan desain
kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional terhadap 51 responden
melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan Health and Safety
Executive Work-Related Stress Scale (HSE-WRSS) dan Maslach Burnout Inventory (MBI),
kemudian dianalisis menggunakan uji Rank Spearman dengan α = 0,05. Hasil
menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami stres kerja kategori
sedang (80,4%) dan burnout kategori tinggi (43,1%). Uji Rank Spearman menunjukkan
hubungan positif dan signifikan antara stres kerja dengan burnout (r = 0,454; p =
0,001) dengan kekuatan hubungan sedang. Keterbatasan penelitian adalah hanya
dilakukan pada satu Puskesmas dengan jumlah responden terbatas dan
menggunakan desain cross-sectional. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan
fasilitas kesehatan yang lebih beragam serta mempertimbangkan faktor lain
yang berkaitan dengan burnout.

Published

2026-09-07

How to Cite

Angraeni, B. D., Irawan, B., Ani, N., Ani, N., & Igiany, P. D. (2026). Hubungan Antara Stres Kerja Dengan Burnout Pada Perawat Dan Bidan Di Puskesmas Baki Kabupaten Sukoharjo. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 4967–4978. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1083

Issue

Section

Articles