Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Lama Menderita Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi Pada Lansia Hipertensi Di Wilayah Puskesmas Mulyorejo Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1099Keywords:
Hipertensi, Lansia, Tingkat Pengetahuan, Lama Menderita, Kepatuhan Minum ObatAbstract
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang banyak dialami oleh
lansia dan memerlukan pengobatan jangka panjang. Kepatuhan minum obat
antihipertensi menjadi faktor utama dalam pengendalian tekanan darah dan
pencegahan komplikasi. Tingkat pengetahuan lansia mengenai hipertensi serta lama
menderita penyakit diduga memengaruhi kepatuhan dalam menjalani terapi, namun
pada praktiknya masih ditemukan lansia yang belum patuh minum obat secara
teratur. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
tingkat pengetahuan dan lama menderita hipertensi dengan kepatuhan minum obat
antihipertensi pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kota
Malang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif
korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh
lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Malang sebanyak 394
orang. Sampel penelitian berjumlah 80 responden yang diambil menggunakan
teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tingkat
pengetahuan, lama menderita hipertensi, dan kuesioner MMAS-8 untuk mengukur
kepatuhan minum obat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil
Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden
memiliki tingkat pengetahuan cukup, lama menderita hipertensi lebih dari lima
tahun, dan tingkat kepatuhan minum obat berada pada kategori sedang. Analisis
bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan
kepatuhan minum obat antihipertensi serta terdapat hubungan antara lama
menderita hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan lama menderita
hipertensi dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia hipertensi di
wilayah kerja Puskesmas Mulyorejo Kota Malang. Saran: Tenaga kesehatan
diharapkan dapat meningkatkan edukasi kesehatan dan pendampingan terapi yang
berkelanjutan serta disesuaikan dengan tingkat pengetahuan dan lama menderita
hipertensi pada lansia guna meningkatkan kepatuhan minum obat.




