Pengaruh Edukasi Kesehatan Dalam Menghadapi Bencana Kebakaran Dengan Menggunakan Media Audiovisual Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Di Permukiman Padat Penduduk
Keywords:
Edukasi Kesehatan, Kebakaran, Kesiapsiagaan, Media AudiovisualAbstract
Kebakaran merupakan bencana yang sering terjadi di permukiman padat penduduk dan memerlukan tingkat kesiapsiagaan masyarakat yang optimal. Edukasi kesehatan berbasis media audiovisual dinilai memiliki potensi lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan rancangan pretest–posttest with control group. Sampel berjumlah 54 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 27 responden, dengan teknik consecutive sampling. Pengukuran kesiapsiagaan dilakukan menggunakan kuesioner kesiapsiagaan bencana kebakaran yang dikembangkan oleh Hilda Amalia. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann– Whitney U Test. Hasil menunjukkan median skor kesiapsiagaan pada kelompok intervensi meningkat signifikan dari 15,00 menjadi 24,00 (p=0,000), sedangkan kelompok kontrol mengalami peningkatan terbatas dari 16,00 menjadi 17,00 (p=0,003). Uji Mann–Whitney pada skor posttest menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok (p=0,000). Temuan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan berbasis media audiovisual berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana kebakaran. Media audiovisual direkomendasikan sebagai metode edukasi yang dapat diimplementasikan oleh petugas pemadam kebakaran dalam kegiatan penyuluhan kepada masyarakat guna meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya pencegahan kebakaran di lingkungan permukiman.




