Hubungan Sosial Ekonomi Dan Perilaku Self Care Management Dengan Aktivitas Fisik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Pelambuan Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1112Keywords:
Aktivitas Fisik, Diabetes Melitus Tipe 2, Self Care Management, Sosial EkonomiAbstract
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit ganguan metabolisme kronis yang dapat menurunkan kualitas hidup
penderita melalui berbagai komplikasi, gaya hidup tidak sehat perilaku perawatan diri yang buruk serta sosial
ekonomi sering di kaitan dengan tingkat aktivitas fisik pasien dalam menggelola penyakitnya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial ekonomi dan perilaku self care management dengan
aktivitas fisik pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Pelambuan Banjarmasin. Penelitian ini
mengunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 41 responden
dipilih mengunakan tehnik purposive sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner kapuswamy
socioeconomy scale, self care management dan kuesioner aktivitas fisik. Analisis data dilakukan dengan
mengunakan uji pearson. Sebagian besar sosial ekonomi yang dimiliki dalam ketagori kurang (92,7 %) perilaku
self care management cukup (58,5 %) dan tingkat aktivitas fisik rendah (75,7 %). tidak ada hubungan yang
signifikan antara sosial ekonomi dan aktivitas fisik (0,812>0,05) dan tidak terdapat hubungan antara self care
management dan aktivitas fisik (0,684>0,05). Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa Kondisi ekonomi yang
terbatas serta self care management yang cukup belum mampu mendorong peningkatan aktivitas fisik secara
signifikan pada pasien DM Tipe 2. Pentingnya pendekatan oleh tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi yang
lebih inovatif untuk memotivasi agar tetap aktif secara fisik guna menjaga kualitas hidup mereka.




