Hubungan Kualitas Tidur Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMK Swasta Pusat Keunggulan Tridaya Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1171Keywords:
Timbal, Sedimen, Teluk Manado, Pencemaran logam berat, Kesehatan LingkunganAbstract
Anemia merupakan salah masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan pada remaja putri. Kelompok
ini memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia karena mengalami menstruasi secara teratur setiap bulan
serta berada pada masa pertumbuhan yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan zat besi dalam tubuh. Selain
faktor asupan gizi, kondisi anemia juga dapat dipengaruhi oleh faktor perilaku atau gaya hidup, seperti kualitas
tidur dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan
kejadian anemia pada siswi SMKS Pusat Keunggulan Tridaya Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatid dengan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 80 siswi
yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep
Quality Index (PSQI), aktivitas fisik menggunakan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A),
dan status anemia ditentukan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat HemoCue. Analisis
data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
45 siswi (56,3%) mengalami anemia. Kesimpulan dari penelitian ini adah tidak terdapat hubungan signifikan
antara kualitas tidur dengan kejadian anemia (p=0,778), sedangkan aktivitas fisik berhubungan signifikan
dengan kejadian anemia (p=0,001)




