Studi Fenomenologi Pengalaman Orangtua Dalam Merawat Anak Dengan Penyakit Jantung Bawaan Di RS Awal Bros Gajah Mada Batam
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1174Keywords:
Family-Centered Care, Pengalaman Orangtua, Penyakit Jantung BawaanAbstract
Penyakit Jantung Bawaan (PJB) merupakan kelainan struktural jantung sejak lahir yang memerlukan perawatan jangka panjang dan berdampak tidak hanya pada kondisi fisik anak, tetapi juga pada aspek psikologis dan sosial keluarga, khususnya orangtua sebagai caregiver utama. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan memahami secara mendalam pengalaman orangtua dalam merawat anak dengan PJB di Rumah Sakit Gajah Mada Batam, dengan metode kualitatif pendekatan fenomenologi. Partisipan berjumlah lima orangtua yang memiliki anak dengan PJB, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interview), kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama pengalaman orang tua dalam merawat anak dengan Penyakit Jantung Bawaan (PJB), yaitu beban psikologis, kebutuhan informasi dan dukungan, serta keterlibatan dalam perawatan. Orang tua mengalami kecemasan dan ketidakpastian pada awal diagnosis, kemudian beradaptasi seiring waktu. Kebutuhan akan edukasi yang jelas dan dukungan emosional dari tenaga kesehatan menjadi faktor penting. Selain itu, orang tua berperan aktif sebagai caregiver, pengambil keputusan, dan mitra tenaga kesehatan dalam perawatan anak.. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman orangtua dalam merawat anak dengan PJB bersifat kompleks dan multidimensional, sehingga diperlukan pendekatan asuhan keperawatan berbasis keluarga (Family-Centered Care) yang menekankan pada komunikasi efektif, dukungan emosional, serta keterlibatan aktif keluarga dalam perawatan.




