Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Kesehatan Gigi Dengan Perilaku Perawatan Gigi Dan Mulut Pada Anak Usia 3-7 Tahun Di Klinik NDC Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1199Keywords:
Pengetahuan orang tua, Kesehatan gigi, Perilaku perawatan gigi dan mulutAbstract
Permasalahan kesehatan gigi dan mulut pada anak masih sering ditemukan, seperti gigi berlubang, plak, dan kebiasaan menyikat gigi yang belum optimal. Anak usia 3–7 tahun masih membutuhkan bantuan orang tua dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut, sehingga pengetahuan orang tua diduga berperan dalam pembentukan perilaku perawatan gigi dan mulut pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dengan perilaku perawatan gigi dan mulut pada anak usia 3–7 tahun di Klinik NDC Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif cross-sectional pada 60 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dan kuesioner perilaku perawatan gigi, dengan analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden memiliki tingkat pengetahuan baik (86,7%) dan sebagian besar memiliki perilaku perawatan gigi kategori sangat baik (70,0%). Hasil analisis diperoleh nilai r=0,120 dengan signifikansi p=0,361 (p>0,05), yang menunjukkan hubungan sangat lemah dengan arah positif. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan orang tua yang baik belum tentu berhubungan dengan penerapan perilaku perawatan gigi dan mulut pada anak. Tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua tentang kesehatan gigi dengan perilaku perawatan gigi dan mulut pada anak usia 3–7 tahun di Klinik NDC Kota Malang.




