Perbedaan Pengaruh Penambahan Breathing Exercise Pada Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Dan Peningkatan VO2Max Pada Lansia Hipertensi

Authors

  • Annisa Shafa Atika Sari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Ummy A’isyah Nurhayati Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Lailatuz Zaidah Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1223

Keywords:

Hipertensi, Lansia, Breathing Exercise, Senam Lansia, Tekanan Darah, VO₂Max

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak dialami oleh lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kondisi hipertensi pada lansia dapat menyebabkan penurunan fungsi kardiovaskular dan kapasitas aerobik yang ditandai dengan menurunnya nilai VO₂Max. Upaya penanganan hipertensi tidak hanya melalui terapi farmakologis, tetapi juga dapat dilakukan dengan intervensi nonfarmakologis seperti breathing exercise dan senam lansia. Kombinasi kedua latihan tersebut diduga mampu memberikan efek yang lebih optimal dalam menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kapasitas aerobik pada lansia hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh penambahan breathing exercise pada senam lansia terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan VO₂Max pada lansia hipertensi. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental pre-test and post-test two group design. Sampel penelitian adalah lansia hipertensi yang dibagi menjadi kelompok senam lansia dan kelompok kombinasi breathing exercise dengan senam lansia. Pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer dan VO₂Max menggunakan Six Minute Walk Test (6MWT). Analisis data dilakukan untuk mengetahui pengaruh intervensi pada masing-masing kelompok serta perbedaan pengaruh antar kelompok. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok senam lansia terdapat penurunan tekanan darah dan peningkatan VO₂Max yang signifikan dengan nilai p < 0,05. Pada kelompok kombinasi breathing exercise dan senam lansia juga diperoleh nilai p < 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh intervensi terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan VO₂Max. Selanjutnya, hasil uji perbedaan antar kelompok menggunakan Independent Sample t-test menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok senam lansia dan kelompok kombinasi breathing exercise dengan senam lansia terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan VO₂Max pada lansia hipertensi. Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah mengenai efektivitas penambahan breathing exercise pada senam lansia sebagai intervensi fisioterapi nonfarmakologis dalam membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan VO₂Max pada lansia hipertensi.

Published

2026-08-10

How to Cite

Sari, A. S. A., Nurhayati, U. A., & Zaidah, L. (2026). Perbedaan Pengaruh Penambahan Breathing Exercise Pada Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Dan Peningkatan VO2Max Pada Lansia Hipertensi. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 1683–1703. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1223

Issue

Section

Articles