Hubungan Body Image Dengan Status Gizi Pada Remaja Putri Di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Kristen 2 Tomohon
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1224Keywords:
Body Image, Remaja Putri, Status Gizi, IMT/UAbstract
Body image merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi perilaku makan dan status gizi remaja putri. Ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh dapat mendorong remaja melakukan perilaku makan yang tidak sehat sehingga berisiko mengalami status gizi tidak normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dengan status gizi pada remaja putri di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Kristen 2 Tomohon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui rancangan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 136 siswi, dengan sampel sebanyak 102 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data body image diperoleh menggunakan instrumen Multidimensional Body Self-Relation Questionnaire–Appearance Scale (MBSRQ-AS), sedangkan status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki body image negatif (55,9%) dan status gizi normal (74,5%). Hasil uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara body image dan status gizi (r = -0,545; p = 0,000), yang menunjukkan bahwa semakin positif body image remaja putri, maka status gizinya cenderung semakin baik atau normal. Temuan ini menunjukkan bahwa body image berperan terhadap status gizi remaja putri sehingga diperlukan upaya edukasi mengenai penerimaan diri, gizi seimbang, dan pola hidup sehat untuk mendukung terbentuknya body image positif serta mempertahankan status gizi yang optimal.




