Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri Kelas XI Di SMKN 1 Rengasdengklok Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1227Keywords:
Dismenore Primer, Remaja PutriAbstract
Dismenore primer merupakan nyeri perut saat haid. Gejala
dismenore yaitu rasa kram perut bagian bawah sampai punggung. Di Indonesia
kejadian dismenore primer sebesar 60-70%. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-
faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri
kelas XI di SMKN 1 Rengasdengklok Kabupaten Karawang tahun 2026. Metode:
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan desain
cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 233 remaja putri kelas XI.
Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin dengan hasil 147 remaja
putri kelas XI. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan
teknik stratified random sampling dan random sampling. Dengan menggunakan
kriteria inklusi dan eksklusi. Intrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner.
Analisis data pada penelitian ini yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan
uji statistik chi-square. Hasil: menunjukkan variabel yang berhubungan dengan
dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri kelas XI di SMKN 1
Rengasdengklok adalah usia menarche (p=0,002), faktor genetik (p=0,023), dan
tingkat stress (p=0,000). Simpulan: Dari 3 variabel yang diteliti hasilnya ada
hubungannya dengan dismenore primer pada remaja putri kelas XI di SMKN 1
Rengasdengklok. Saran: Diharapkan remaja putri kelas XI di SMKN 1
Rengasdengklok yang mengalami dismenore diharapkan dapat melakukan upaya
penanganan yang tepat serta menerapkan pola hidup sehat dan mengelola stres
dengan baik agar keluhan dismenore tidak mengganggu aktivitas sehari-hari
maupun proses belajar.




