Analisis Risiko K3 pada Area Filling Gas Elpiji 3 kg Menggunakan Metode HIRADC di PT Usaha Setia Sejati Ratahan
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1241Keywords:
HIRADC, Risiko K3, Filling Gas LPG, Prioritas RisikoAbstract
Latar belakang: Area Filling gas LPG 3 kg memiliki potensi bahaya tinggi seperti kebocoran gas, kebakaran, dan ledakan yang mengancam keselamatan pekerja. PT Usaha Setia Sejati Ratahan belum pernah melakukan analisis risiko K3 secara sistematis. Tujuan: Menganalisis risiko K3 menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Metode: Penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek 5 pekerja (admin, operator Filling, Gate Keeper) yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara semi–terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan HIRADC meliputi identifikasi bahaya, penilaian Severity dan frekuensi, perhitungan Risk Rating Number (RRN), penentuan prioritas risiko, serta rekomendasi pengendalian. Hasil: Ditemukan 10 potensi bahaya utama. Nilai RRN tertinggi 12 pada aktivitas penerimaan tabung bocor, pengisian gas LPG, dan sistem kelistrikan (prioritas utama). Aktivitas tidak menggunakan APD memiliki RRN 10 (prioritas utama). Aktivitas lainnya (pemasangan Seal, penimbangan, pemeriksaan kebocoran) memiliki RRN 6–9 (prioritas menengah). Pengendalian yang diusulkan: inspeksi tabung, gas detector, emergency shut–off valve, Grounding listrik, SOP, pelatihan, dan penegakan disiplin APD. Kesimpulan: Metode HIRADC efektif mengidentifikasi risiko prioritas utama di area Filling gas LPG.




