Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Lokpaikat Kabupaten Tapin
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1245Keywords:
Pola Makan, Kekurangan Energi Kronis (KEK), LILA, Status gizi, Asupan GiziAbstract
Masalah gizi yang berdampak langsung pada risiko bayi berat lahir rendah (BBLR), stunting, dan komplikasi kehamilan adalah Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil. Kasus KEK di wilayah kerja Puskesmas Lokpaikat Kabupaten Tapin masih ditemukan dan cenderung fluktuatif setiap tahun sehingga diperlukan kajian khusus mengenai pola makan ibu hamil. Tujuan studi ini adalah menganalisis hubungan pola makan dengan kejadian KEK ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lokpaikat Kabupaten Tapin tahun 2026. Jenis studi adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik pendekatan cross sectional. Studi melibatkan populasi sebanyak 93 ibu hamil. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling, yang mengambil 42 ibu hamil di trimester I. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pola makan dan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA), kemudian diuji menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki pola makan baik (69,0%) dan sebagian besar tidak mengalami KEK (61,9%). Hasil uji statistik (p-value = 0,005; r = 0,429) menunjukkan hubungan yang signifikan dan bernilai positif antara pola makan dan insiden KEK pada ibu hamil. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk evaluasi dan penguatan program pencegahan KEK pada ibu hamil, khususnya melalui konseling gizi dan pemantauan pola makan sejak trimester pertama kehamilan.




