Pengaruh Media Dart Game Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap Dan Motivasi Mengenai Pencegahan HIV Di SMKN 14 Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1256Keywords:
Dart Game, HIV, Motivasi , Pengetahuan, SikapAbstract
Human Immunodeficiency Virus masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan
perhatian serius, terutama pada kelompok remaja. Kurangnya pengetahuan, sikap yang kurang
mendukung, serta motivasi yang rendah dalam pencegahan HIV dapat meningkatkan risiko penularan
dan munculnya stigma terhadap orang dengan HIV. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang
menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik remaja, salah satunya melalui Dart Game, untuk
meningkatkan efektivitas penyampaian informasi kesehatan. Menganalisis pengaruh media Dart Game
terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan motivasi siswa mengenai pencegahan HIV di SMKN 14
Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan One Group
Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 32 siswa kelas XII yang dipilih menggunakan teknik cluster
sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan motivasi sebelum dan
sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Terjadi peningkatan pada seluruh
variabel setelah pemberian intervensi. Proporsi responden dengan pengetahuan kategori baik
meningkat dari 69,2% menjadi 87,5%, sikap positif meningkat dari 62,5% menjadi 100%, dan
motivasi kategori tinggi meningkat dari 53,1% menjadi 93,8%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan
bahwa media Dart Game berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,001),
dan motivasi (p=0,000) mengenai pencegahan HIV. Media Dart Game efektif meningkatkan
pengetahuan, sikap, dan motivasi siswa dalam pencegahan HIV serta berpotensi menjadi alternatif
media edukasi kesehatan yang inovatif, menyenangkan, dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah
untuk mendukung upaya promotif dan preventif.




