Pola Makan Remaja Putri Dengan Kejadian Dismenore Di Kabupaten Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1259Keywords:
Pola Makan, Dismenore, Remaja PutriAbstract
Dismenore merupakan rasa nyeri pada perut bagian bawah hingga panggul yang terjadi selama periode
menstruasi, yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta proses
belajar. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian dismenore adalah pola makan. Pola makan
yang tidak seimbang, seperti konsumsi makanan tinggi lemak, natrium, dan makanan cepat saji, dapat
meningkatkan produksi prostaglandin sehingga memicu nyeri menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive
Sampling dengan jumlah responden sebanyak 81 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola makan
dan kejadian dismenore. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square
dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola
makan dengan kejadian dismenore dengan nilai p-Value = 0,032 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah
terdapat hubungan antara pola makan dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Diharapkan remaja putri
dapat menerapkan pola makan sehat untuk mengurangi risiko dismenore.




