Kesehatan Mental Dalam Perspektif Gender: Siapa Yang Lebih Rentan

Authors

  • Yekti Satriyandari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Nurul Mahmudah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Sinta Julianti Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.127

Keywords:

Kesehatan Mental, Media Sosial, Remaja, Gender, Sekolah

Abstract

Kesehatan mental remaja menunjukkan perbedaan signifikan berdasarkan gender, di mana remaja perempuan lebih rentan terhadap gangguan internalisasi seperti depresi dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental remaja, serta perbedaannya berdasarkan jenis kelamin. Studi cross-sectional dilakukan pada 139 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Godean menggunakan kuesioner skrining gangguan emosional. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan prevalensi gejala gangguan mental yang tinggi, termasuk pikiran untuk mengakhiri hidup (97,1%), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dan status kesehatan mental (p = 0,968). Meskipun demikian, secara praktis terlihat bahwa remaja perempuan lebih banyak mengalami gangguan emosional dibandingkan laki-laki. Studi ini menunjukkan pentingnya intervensi kesehatan mental berbasis sekolah yang mempertimbangkan faktor gender dan pengaruh ekosistem digital. Disarankan adanya peningkatan literasi digital, pelatihan guru, serta dukungan keluarga. Penelitian lanjutan direkomendasikan menggunakan desain longitudinal dan pendekatan kualitatif untuk memahami dinamika jangka panjang.

Published

2025-08-12

How to Cite

Satriyandari, Y., Nurul Mahmudah, & Sinta Julianti. (2025). Kesehatan Mental Dalam Perspektif Gender: Siapa Yang Lebih Rentan. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 1–9. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.127

Issue

Section

Articles