Perbedaan Pengaruh Jack Knife Stretching dan Neurodynamic Sliding terhadap Peningkatan Fleksibilitas Otot Hamstring pada Remaja Putri
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1271Keywords:
Remaja Putri, Jack Knife Stretching, Neurodynamic Sliding, Fleksibilitas, Otot Hamstring, Sit and Reach TestAbstract
Masa remaja ditandai oleh percepatan pertumbuhan sistem muskuloskeletal yang meningkatkan kerentanan gangguan fleksibilitas dan cedera, khususnya pemendekan otot hamstring. Risiko tersebut lebih tinggi pada remaja akhir, terutama remaja putri, seiring meningkatnya beban akademik, durasi duduk statis yang panjang, serta rendahnya aktivitas fisik. Kondisi ini dapat menyebabkan keterbatasan ROM, gangguan postur, perubahan pola berjalan, cedera muskuloskeletal berulang, risiko nyeri punggung bawah, serta patellofemoral syndrome. Oleh karena itu, diperlukan intervensi fisioterapi seperti Jack Knife Stretching dan Neurodynamic Sliding untuk meningkatkan fleksibilitas otot hamstring. Jack Knife Stretching merupakan kombinasi antara peregangan statis dan dinamis, sedangkan Neurodynamic Sliding adalah teknik mobilisasi saraf yang bertujuan untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan ROM. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dan rancangan penelitian menggunakan nilai Pre Test dan Post Test two group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga didapatkan sampel penelitian berjumlah 32 responden, lalu dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing berjumlah 16 responden. Intervensi diberikan selama 2 minggu dengan frekuensi 3 kali per-minggu. Jack Knife Stretching dilakukan sebanyak 5 repetisi dengan istirahat 10 detik, sedangkan Neurodynamic Sliding dilakukan selama 60 detik, istirahat 30 detik, dan diulang 5 kali. Fleksibilitas otot hamstring diukur menggunakan Sit and Reach Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh dari latihan Jack Knife Stretching dan Neurodynamic Sliding dengan nilai (p = 0,002) dan (p = 0,005). Namun, tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua latihan terhadap peningkatan fleksibilitas otot hamstring pada remaja putri (p = 0,946).




