Pengaruh Pemberian Terapi Ozon Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Home Care Di Rumah Sehat Tunas Pelita
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1272Keywords:
Terapi Ozon, Penyembuhan Luka, Home Care, Rawat Luka.Abstract
Luka kronis merupakan masalah kesehatan yang memerlukan
perawatan jangka panjang dan dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Terapi ozon
merupakan salah satu terapi modern yang memiliki efek antimikroba, meningkatkan
oksigenasi jaringan, serta mempercepat pembentukan jaringan granulasi sehingga dapat
membantu proses penyembuhan luka. Tingginya jumlah pasien luka kronis yang
menjalani perawatan home care di Rumah Sehat Tunas Pelita mendorong perlunya terapi
yang efektif untuk mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pemberian terapi ozon terhadap penyembuhan luka pada pasien
home care di Rumah Sehat Tunas Pelita.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain Cohort Retrospektif dengan pendekatan data
lampau. Populasi penelitian adalah seluruh data rekam medis pasien home care dengan
luka kronis di Rumah Sehat Tunas Pelita periode Desember 2025–Februari 2026
sebanyak 37 responden. Teknik sampling menggunakan Total Sampling. Data diperoleh
dari rekam medis dan lembar observasi kondisi luka, kemudian dianalisis menggunakan
uji Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil: Sebelum diberikan terapi ozon, sebagian besar responden berada pada kategori
luka buruk sebanyak 30 responden (81%) dan kategori kurang sebanyak 7 responden
(19%). Setelah terapi ozon, kondisi luka meningkat menjadi kategori baik sebanyak 33
responden (89%) dan kategori cukup sebanyak 4 responden (11%). Hasil uji Wilcoxon
menunjukkan nilai Z = -5,314 dengan p-value < 0,001 (p < 0,05).
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian terapi ozon terhadap penyembuhan luka
pada pasien home care di Rumah Sehat Tunas Pelita. Terapi ozon terbukti memperbaiki
kondisi luka yang ditandai dengan peningkatan kualitas jaringan dan penurunan skor
luka.




