Hubungan Durasi Screen Time, Aktivitas Fisik Dan Kualitas Tidur Terhadap Status Gizi Lebih pada Siswa Sma Negeri 2 Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1282Keywords:
Screen Time, Aktivitas Fisik, Kualitas Tidur, Status Gizi Lebih, RemajaAbstract
Status gizi lebih pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan yang prevalensinya terus meningkat dan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular di masa mendatang. Durasi screen time, aktivitas fisik, dan kualitas tidur merupakan faktor yang diduga berhubungan dengan status gizi lebih pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi screen time, aktivitas fisik, dan kualitas tidur dengan status gizi lebih pada siswa SMA Negeri 2 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 970 siswa dengan sampel sebanyak 98 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner screen time, Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), serta pengukuran antropometri untuk menentukan status gizi berdasarkan indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki screen time tinggi, aktivitas fisik cukup, kualitas tidur baik, dan status gizi tidak lebih. Tidak terdapat hubungan antara durasi screen time dengan status gizi lebih (p=0,558). Sebaliknya, aktivitas fisik (p<0,001) dan kualitas tidur (p=0,017) berhubungan dengan status gizi lebih. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya promotif dan preventif melalui peningkatan aktivitas fisik serta perbaikan kualitas tidur.




