Hubungan Kecanduan Media Sosial Tiktok Dengan Kejadian Eating Disorder Pada Mahasiswa Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maharani Malang
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1283Keywords:
Eating disorders, Addiction, TikTok social media addiction, Social media, Teenagers, gangguan makan, kecanduan, kecanduan media sosial tiktok, media sosial, remajaAbstract
Penggunaan media sosial tiktok berlebih menyebabkan kecanduan yang berpotensi mempengaruhi kejadian eating disorders pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan media sosial tiktok dengan kejadian eating disorder pada mahasiswa keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Maharani Malang. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik sampling yang digunakan non random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 123 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner kecanduan media sosial diadaptasi The Compulsive Internet Use Scale (CIUS) dan kuisioner eating disorders adaptasi Eating disorder Diagnostic Scale (EDDS), dengan analisis uji Chi-square melalui SPSS. Hasil menunjukkan lebih dari setengah responden (62.6%) responden dengan tingkat sedang dan eating disorders terjadi lebih dari setengah responden (54.5%) responden mengalami eating disorders. Analisis uji Chi-square didapatkan hasil P-Value 0,003 (<0,05) memiliki hubungan yang signifikan dimana arah hubungan searah semakin tinggi tingkat kecanduan semakin besar mahasiswa mengalami eating disorders. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan media sosial Tik Tok dengan kejadian eating disorders pada mahasiswa keperawatan semester 2 di STIKes Maharani Malang.
Excessive use of TikTok social media causes addiction that has the potential to influence the incidence of eating disorders in students. This study aims to determine the relationship between TikTok social media addiction and the incidence of eating disorders in nursing students at the Maharani Malang Health Sciences College. The type of research used is quantitative research with a cross-sectional research design. The sampling technique used is non-random sampling with a sample of 123 respondents. The instruments used are a social media addiction questionnaire adapted from The Compulsive Internet Use Scale (CIUS) and an eating disorders questionnaire adapted from the Eating Disorder Diagnostic Scale (EDDS), with Chi-square test analysis using SPSS. The results showed that more than half of the respondents (62.6%) had moderate levels and eating disorders occurred in more than half of the respondents (54.5%) of respondents experiencing eating disorders. The Chi-square test analysis obtained a P-Value of 0.003 (<0.05) having a significant relationship where the direction of the relationship is unidirectional, the higher the level of addiction, the more students experience eating disorders. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between Tik Tok social media addiction and the incidence of eating disorders in second-semester nursing students at Maharani Health College Malang.




