Penerapan Head Up 300 Terhadap Stabilitasi Hemodinamik Pada Pasien Intracerebral Hemorrhage
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1299Keywords:
Head up 30°, Intracerebral Hemorrhage, Stabilisasi Hemodinamik.Abstract
Intracerebral Hemorrhage (ICH) merupakan salah satu jenis stroke hemoragik
yang terjadi akibat perdarahan pada parenkim otak sehingga dapat meningkatkan tekanan
intrakranial, menurunkan perfusi serebral, serta menyebabkan gangguan hemodinamik.
Ketidakstabilan hemodinamik dapat memperburuk kerusakan otak sekunder dan meningkatkan
morbiditas maupun mortalitas.
Tujuan: Mengetahui penerapan terapi posisi Head Up 30° terhadap stabilisasi hemodinamik
pada pasien Intracerebral Hemorrhage (ICH).
Metode: Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan One Group
Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 20 pasien ICH yang dirawat di Stroke Center dan
Alexandri 3 RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin pada Juli 2026. Teknik pengambilan
sampel menggunakan total sampling. Intervensi berupa posisi Head Up 30° dan pengukuran
tekanan darah, MAP, SpO₂, RR, dan HR sebelum dan sesudah intervensi. Analisis
menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan α=0,05.
Hasil: Terdapat perbedaan bermakna pada tekanan darah sistolik (p=0,000), MAP (p=0,001), dan
SpO₂ (p=0,006). Tidak terdapat perbedaan bermakna pada tekanan darah diastolik (p=0,064),
RR (p=0,848), dan HR (p=0,849). Rerata sistolik menurun dari 157,85 menjadi 147,10 mmHg,
MAP dari 115,95 menjadi 108,70 mmHg, sedangkan SpO₂ meningkat dari 96,30% menjadi
97,45%.
Kesimpulan: Penerapan terapi posisi Head Up 30° berpengaruh terhadap stabilisasi beberapa
parameter hemodinamik pasien ICH, terutama tekanan darah sistolik, MAP, dan SpO₂.
Intervensi ini dapat digunakan sebagai salah satu tindakan keperawatan nonfarmakologis
pendukung dalam perawatan pasien ICH.




