Efektivitas Pemberdayaan Keluarga Terhadap Penurunan Tingkat Depresi Lansia
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1314Keywords:
Depresi, Lansia, Pemberdayaan KeluargaAbstract
Depresi pada lansia menjadi masalah kesehatan mental yang memerlukan perhatian karena
rendahnya cakupan skrining kesehatan jiwa, sementara keluarga memiliki peran dalam
mendukung kesehatan mental lansia sehingga memerlukan pemberdayaan keluarga untuk
menurunkan tingkat depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas
pemberdayaan keluarga terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia. Desain penelitian ini
menggunakan one group pretest-posttest. Populasi adalah seluruh lansia yang tinggal bersama
keluarga di desa pentadio timur sejumlah 194 orang. Sampel berjumlah 19 dipilih melalui metode
purposive sampling. Analisa data menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian
menunjukkan sebelum pemberdayaan keluarga terdapat 12 orang (63,2%) depresi sedang dan 7
(36,8%) depresi ringan. Setelah intervensi terdapat 5 (26,3%) kategori normal, 10 (52,6%) depresi
ringan, dan 4 (21,1%) depresi sedang, dengan nilai p-value (0,000 < 0,05). Kesimpulannya
pemberdayaan keluarga efektif terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia. Disarankan agar
tenaga kesehatan mengembangkan program pemberdayaan keluarga sebagai bagian dari pelayanan
kesehatan lansia di masyarakat.




