Peningkatan Pengetahuan Siswa-Siswi Melalui Media Audio Visual Dalam Penerapan Bantuan Hidup Dasar (BHD)
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1316Keywords:
Bantuan Hidup Dasar (BHD), Media Audio Visual, Pengetahuan, Penerapan BHD, Siswa-siswiAbstract
Latar Belakang: Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan yang memerlukan penanganan segera
melalui Bantuan Hidup Dasar (BHD). Siswa-siswi sebagai bagian dari masyarakat memiliki peluang untuk
menjadi penolong pertama saat terjadi keadaan darurat, namun pengetahuan mengenai Bantuan Hidup Dasar
(BHD) masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa-
siswi tentang BHD, salah satunya melalui media audio visual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
peningkatan pengetahuan siswa-siswi melalui media audio visual dalam Penerapan Bantuan Hidup Dasar
(BHD). Metode: Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-
Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 67 siswa-siswi yang dipilih menggunakan teknik proportionate
random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan
reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi melalui media audio visual sebagian
besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 49 orang (73,1%), sedangkan 18 orang
(26,9%) responden berada pada kategori cukup. Setelah diberikan edukasi, seluruh responden memiliki tingkat
pengetahuan kategori baik (100,0%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,001 (p <
0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi media audio visual terhadap tingkat pengetahuan siswa-
siswi mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD). Simpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi melalui
media audio visual efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan siswa-siswi mengenai Bantuan Hidup Dasar
(BHD).




