Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan Pada Remaja Di SMP Master Depok
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1317Keywords:
Edukasi Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Kehamilan Tidak Diinginkan, RemajaAbstract
Masalah kesehatan masyarakat yang berdampak fisik, psikologis,
dan sosial terus menjadi masalah kehamilan tidak diinginkan pada
remaja. Ketidaktahuan, sikap, dan perilaku pencegahan
memengaruhi kondisi ini. Kajian ini dilakukan dengan fokus untuk
menganalisis pengaruh intervensi pembelajaran kesehatan
reproduksi terhadap tingkat pemahaman, sikap, maupun perilaku
kelompok usia muda di SMP Master Depok tentang cara mencegah
kehamilan tidak diinginkan. Studi ini dilakukan menggunakan
pendekatan kuantitatif. Desain quasi-experimental juga digunakan.
satu grup pretest-posttest. Siswa kelas VIII dan IX yang bersedia
untuk mengikuti seluruh kajian dipilih dari 63 responden yang
dipilih melalui teknik total sampling. Intervensi dilakukan
menggunakan media video. Untuk mengumpulkan data, digunakan
kuesioner yang terdiri dari 16 item perilaku, 12 item sikap, dan 7
item pengetahuan yang semuanya telah diuji validitas dan
relibilitas. Untuk menganalisis data, uji Wilcoxon Signed Rank Test
digunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa edukasi kesehatan
reproduksi memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan
pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan kehamilan pada
remaja, dengan p-value <0,001 (< 0,05). Disarankan agar program
pendidikan kesehatan reproduksi berbasis video digunakan di
sekolah.




