Hubungan Durasi Operasi Dengan Waktu Pulih Sadar Pasca Anestesi Umum Pada Pasien Bedah Ortopedi
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1343Keywords:
Durasi Operasi , Waktu Pulih Sadar, Anestesi Umum, Bedah Ortopedi, Modified Aldrete ScoreAbstract
Durasi yang diperlukan untuk pemulihan kesadaran merupakan indikator penting dalam pemulihan pasien pasca-
anestesi umum. Lama operasi diperkirakan memiliki korelasi dengan waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan
kesadaran, mengingat prosedur yang lebih lama menyebabkan paparan zat anestesi yang lebih intens. Tindakan
bedah ortopedi dapat memakan waktu lama, yang berpotensi memengaruhi proses pemulihan kesadaran. Tujuan:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama operasi dan waktu pemulihan kesadaran
pasca-anestesi umum pada pasien yang menjalani prosedur ortopedi. Penelitian ini menggunakan desain
observasional analitik kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 33 responden
yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Durasi operasi dikategorikan menjadi ≤60 menit dan >60 menit,
sedangkan waktu pemulihan kesadaran dinilai menggunakan Modified Aldrete Score dan diklasifikasikan
sebagai cepat (≤15 menit) dan lambat (>15 menit). Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square
dengan ambang batas signifikansi p < 0,05. Hasil: Pada pasien dengan durasi operasi ≤60 menit, 14 orang
(87,5%) menunjukkan pemulihan kesadaran yang cepat, sedangkan 2 orang (12,5%) menunjukkan pemulihan
yang lambat. Untuk prosedur bedah yang melebihi 60 menit, 3 partisipan (17,6%) menunjukkan pemulihan
cepat, sementara 14 partisipan (82,4%) menunjukkan pemulihan lambat. Hasil uji Chi-Square menunjukkan
adanya hubungan yang signifikan antara lama operasi dan waktu pemulihan kesadaran (p < 0,001), dengan
tingkat keeratan hubungan yang kuat (Phi = 0,699)




