Hubungan Pengetahuan Tentang Hipertensi Dengan Manajemen Diet Hipertensi Di Puskesmas Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1346Keywords:
Hipertensi, Manajemen Diet Hipertensi, PengetahuanAbstract
Penyakit hipertensi menjadi masalah kesehatan utama yang dialami secara global. Hipertensi merupakan penyakit degenaratif yang sering dikaitkan dengan pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat, pada saat ini banyaknya pilihan makanan cepat saji yang banyak mengandung garam (natrium). Pola hidup seperti ini dapat dicegah dan dikontrol dengan cara mengatur diet yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan pengetahuan dengan manajemen diet hipertensi di Puskesmas Wangisagara Kecamatan Majalaya. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah usia dewasa yang diambil dari data 3 bulan terakhir yaitu bulan Januari 87 orang, bulan Februari 77 orang, bulan Maret 65 orang di Puskesmas Wangisagara Kecamatan Majalaya, dimana usia dewasa tersebut mulai dari umur 20- 59 tahun. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 dengan Teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan skala likert. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Chi- Square dengan SPSS. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 53 orang (75,7%). Sebagian besar responden memiliki manajemen diet buruk sebanyak 59 orang (84,3%). Hasil uji statistik Chi Square dengan nilai p=0,000 (<0,05) sehingga terdapat hubungan pengetahuan tentang hipertensi dengan manajemen diet hipertensi di Puskesmas Wangisagara Kecamatan Majalaya.




