Hubungan Self-Efficacy Dan Status Ekonomi Dengan Tingkat Kekambuhan Pasien Skizofrenia

Authors

  • Putri Rishka Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Abdul Rokhman Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Arifal Aris Universitas Muhammadiyah Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1350

Keywords:

Kekambuhan, Self-Efficacy, Skizofrenia, Status Ekonomi

Abstract

Skizofrenia tergolong sebagai salah satu gangguan mental menahun bisa ditandai dengan tingginya risiko kekambuhan. Kejadian kekambuhan tidak terlepas dari beragam determinan, termasuk efikasi diri serta kondisi sosial ekonomi pasien. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keterkaitan efikasi diri dan sosial ekonomi dengan kejadian kekambuhan pasien skizofrenia di Puskesmas Sugio, Kabupaten Lamongan. Berdasarkan studi menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini mengikutsertakan 120 pasien sebagai responden melalui teknik total sampling. Pengukuran efikasi diri dilakukan menggunakan General Self-Efficacy Scale (GSES), status sosial ekonomi ditentukan berdasarkan Upah Minimum Kabupaten (UMK), sedangkan tingkat kekambuhan dinilai menggunakan Positive and Negative Syndrome Scale (PANSS). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki efikasi diri tinggi (82,8%), status sosial ekonomi tinggi (80,0%), dan tingkat kekambuhan rendah (58,3%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara efikasi diri dengan tingkat kekambuhan (p=0,000; rs=-0,379), serta antara status sosial ekonomi dengan tingkat kekambuhan (p=0,000; rs=-0,464). Koefisien korelasi yang bernilai negatif mengindikasikan bahwa peningkatan efikasi diri maupun status sosial ekonomi diikuti oleh penurunan tingkat kekambuhan pada pasien skizofrenia. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan efikasi diri serta dukungan sosial dan ekonomi sebagai strategi mencegahan kekambuhan pasien skizofrenia.

   

Author Biographies

Putri Rishka, Universitas Muhammadiyah Lamongan

 

 

Arifal Aris, Universitas Muhammadiyah Lamongan

 

 

Published

2026-09-05

How to Cite

Rishka, P., Rokhman, A., & Aris, A. (2026). Hubungan Self-Efficacy Dan Status Ekonomi Dengan Tingkat Kekambuhan Pasien Skizofrenia. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 4916–4922. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1350

Issue

Section

Articles