Gambaran Perilaku Merokok Pada Remaja Di Sekolah Menengah Pertama Islam Ar-Ridho
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1351Keywords:
Perilaku Merokok, Remaja, Teman Sebaya, GN-SBQAbstract
Perilaku merokok pada remaja masih menjadi permasalahan kesehatan yang dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan, penyakit kardiovaskular, serta mengganggu pertumbuhan dan perkembangan. Di SMP Islam Ar-Ridho, pada tahun 2025 tercatat 10 siswa kelas VII dan VIII diketahui melakukan perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok pada remaja di SMP Islam Ar-Ridho. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan teknik total sampling pada 42 siswa kelas VII dan VIII berusia 12–15 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan Glover Nilsson Smoking Behavioral Questionnaire (GN-SBQ) dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori perilaku merokok berat sebanyak 20 siswa (31,7%), sedangkan kategori ringan sebanyak 3 siswa (4,8%). Alasan pertama kali merokok paling banyak dipengaruhi oleh teman sebaya, yaitu 30 responden (71,4%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku merokok pada remaja di SMP Islam Ar-Ridho didominasi kategori berat dengan pengaruh teman sebaya sebagai alasan utama pertama kali merokok. Oleh karena itu, sekolah diharapkan meningkatkan pendidikan kesehatan dan penyuluhan mengenai bahaya merokok serta memperkuat upaya pencegahan agar siswa mampu menolak pengaruh negatif teman sebaya.




