Gangguan Tidur Terhadap Capaian Perkembangan Kognitif Anak Usia Prasekolah

Authors

  • Feby Meuthia Fitri STIKes Raflesia Depok
  • Fitriana STIKes Raflesia Depok

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1359

Keywords:

Anak Usia Prasekolah, Gangguan Tidur, Perkembangan Kognitif

Abstract

Gangguan tidur pada anak usia prasekolah masih memiliki prevalensi yang cukup tinggi di Indonesia, yaitu mencapai 44,2%. Namun, penelitian mengenai hubungan gangguan tidur dengan perkembangan kognitif pada anak usia prasekolah masih terbatas, khususnya di Kota Depok. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara gangguan tidur dengan perkembangan kognitif anak usia prasekolah di TKIT Raflesia. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 64 anak usia prasekolah yaitu 4-6 tahun dengan teknik total sampling. Gangguan tidur diukur menggunakan Children's Sleep Habits Questionnaire (CSHQ) dan kuesioner perkembangan kognitif. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Sebanyak 43 responden (67,2%) mengalami gangguan tidur dan 29 responden (45,3%) memiliki perkembangan kognitif kategori kurang. Terdapat hubungan yang signifikan antara gangguan tidur dengan perkembangan kognitif (p < 0,001; r = 0,641). Maknanya, nilai r = 0,641 menunjukkan arah korelasi positif sehingga semakin tingginya skor gangguan tidur semakin rendah kategori perkembangan kognitif anak. Kesimpulan: Masalah gangguan tidur berhubungan kuat dengan kognitif anak usia prasekolah di TKIT Raflesia. Perawat anak dan institusi sekolah disarankan mengintegrasikan sleep hygiene serta pemantauan perkembangan kognitif secara rutin.

Kata kunci: Anak Usia Prasekolah, Gangguan Tidur, Perkembangan Kognitif

Published

2026-09-05

How to Cite

Fitri, F. M., & Fitriana. (2026). Gangguan Tidur Terhadap Capaian Perkembangan Kognitif Anak Usia Prasekolah. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 4856–4863. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1359

Issue

Section

Articles