Efektivitas Pendidikan Kesehatan Rangsangan Sensori Terhadap Pengetahuan Ibu Mengenai Perkembangan Bayi 6-12 Bulan Di TPMB Tiara Sari A.Md.Keb
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1368Keywords:
Edukasi, Perkembangan Bayi, Pengetahuan Ibu, Stimulasi Sensori.Abstract
Stimulasi dini sangat penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, namun tingkat
pengetahuan ibu sering kali masih kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh edukasi stimulasi sensori terhadap pengetahuan ibu tentang perkembangan bayi usia 6–12
bulan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain Pre-Experimental menggunakan
pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang
memiliki bayi berusia 6–12 bulan di TPMB Tiara Sari pada tahun 2026 yang berjumlah 40 responden,
diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur
dengan analisis data menggunakan uji alternatif Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak
berdistribusi normal. Hasil penelitian pada pre-test menunjukkan mayoritas responden memiliki
pengetahuan kategori cukup sebanyak 23 orang (57,5%). Setelah intervensi (post-test), mayoritas
responden mengalami peningkatan ke kategori baik yaitu sebanyak 33 orang (82,5%). Nilai rata-rata
(mean) pengetahuan meningkat secara signifikan dari 1,43 menjadi 1,83 (selisih 0,40). Hasil uji
Wilcoxon memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p-value < 0,05), sehingga dapat
disimpulkan bahwa edukasi stimulasi sensori berpengaruh nyata dalam meningkatkan pengetahuan
ibu. Tenaga kesehatan khususnya bidan disarankan untuk mengintegrasikan edukasi stimulasi sensori
ke dalam layanan posyandu atau kelas ibu balita secara berkala.




