Faktor yang Mempengaruhi Lama Rawat Pasien Skizofrenia dengan Halusinasi Pendengaran
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1394Keywords:
skizofrenia, halusinasi pendengaran, lama rawatAbstract
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang dapat ditandai dengan munculnya halusinasi pendengaran dan memerlukan perawatan di rumah sakit. Lama rawat (Length of Stay/LOS) merupakan salah satu indikator penting dalam pelayanan kesehatan jiwa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap lama rawat pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus pada seorang pasien perempuan berusia 16 tahun dengan diagnosis skizofrenia hebefrenik yang menjalani perawatan selama 22 hari di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis. Hasil studi menunjukkan bahwa lama rawat pasien dipengaruhi oleh keparahan gejala yang dialami, riwayat ketidakpatuhan terhadap pengobatan, keterbatasan insight, serta faktor psikososial berupa pengalaman perundungan, kehilangan figur ibu sejak usia dini, kurangnya dukungan emosional keluarga, dan pengalaman kehilangan akibat putus hubungan dengan pasangan. Dapat disimpulkan bahwa lama rawat pasien skizofrenia dipengaruhi oleh faktor klinis dan psikososial yang saling berinteraksi sehingga diperlukan pengkajian yang komprehensif selama proses perawatan.




