Pengaruh Terapi Musik Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Biru Kabupaten Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1398Keywords:
Hipertensi, Lansia, Tekanan Darah , Terapi MusikAbstract
Seiring bertambahnya usia, lansia akan mengalami proses penuaan (aging process) yang
mengakibatkan penurunan fungsi tubuh secara progresif dan rentan terhadap gangguan sistem
kardiovaskuler seperti hipertensi, sehingga memerlukan penanganan non-farmakologis pendamping seperti
terapi musik. Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis Pengaruh Terapi Musik Terhadap Penurunan
Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Biru Kabupaten
Gorontalo. Metode Penelitian : Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan
pendekatan pre test – post test design. Populasi adalah seluruh lansia penderita hipertensi di Wilayah Kerja
Puskesmas Telaga Biru sejumlah 210 orang. Sampel sejumlah 36 orang dipilih melalui metode purposive
sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian : Sebelum diberikan
intervensi Terapi Musik mayoritas responden memiliki status tekanan darah hipertensi derajat I sejumlah
23 orang (63.9%) dan sesudah diberikan intervensi mayoritas berada pada status pre-hipertensi sejumlah 28
orang (63.9%) dengan nilai p-value (0.000 < 0.05). Kesimpulan : Pemberian Terapi Musik terbukti efektif
secara signifikan dalam menurunkan Tekanan Darah pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Biru
Kabupaten Gorontalo. Saran: Puskesmas dapat memanfaatkan terapi musik ini untuk meningkatkan
pelayanan kesehatan bagi penderita hipertensi sebagai modalitas pengobatan pendamping.




