Studi Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Stroke Hemoragik Di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih

Authors

  • Syari Fatul Hayanis Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
  • Widya Handayani Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1403

Keywords:

Farmakodinamik, Interaksi obat, Komorbid, Polifarmasi, Stroke hemoragik

Abstract

Stroke hemoragik merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas yang memerlukan terapi
multidrug akibat adanya penyakit penyerta sehingga meningkatkan risiko terjadinya potensi interaksi obat.
Interaksi obat dapat menurunkan efektivitas terapi, meningkatkan risiko efek samping, serta memengaruhi
keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi interaksi obat serta menganalisis hubungan
jumlah obat dan komorbid dengan potensi interaksi obat pada pasien stroke hemoragik di Rumah Sakit Islam
Cempaka Putih Jakarta Pusat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain deskriptif analitik
menggunakan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian terdiri atas 145 pasien stroke hemoragik rawat jalan
periode Januari–Desember 2025 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam
medis pasien, sedangkan identifikasi potensi interaksi obat dilakukan menggunakan Drugs.com Drug
Interactions Checker. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik pasien dan profil
interaksi obat, sedangkan hubungan jumlah obat serta komorbid dengan potensi interaksi obat dianalisis
menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 123 pasien (84,8%) memiliki potensi
interaksi obat dengan total 383 kejadian interaksi. Tingkat interaksi didominasi kategori moderate sebanyak 298
kejadian (77,8%), diikuti minor 58 kejadian (15,1%) dan major 27 kejadian (7,1%). Berdasarkan mekanismenya,
interaksi farmakodinamik merupakan jenis yang paling banyak ditemukan (75,2%). Hasil uji Chi-square
menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara jumlah obat dengan potensi interaksi obat (p<0,05),
sedangkan komorbid tidak menunjukkan hubungan bermakna (p>0,05). Disimpulkan bahwa potensi interaksi
obat pada pasien stroke hemoragik tergolong tinggi dan didominasi interaksi farmakodinamik dengan tingkat
keparahan moderate. Oleh karena itu, skrining interaksi obat dan pemantauan terapi oleh apoteker perlu
dioptimalkan untuk meningkatkan keamanan, efektivitas, dan rasionalitas penggunaan obat pada pasien stroke
hemoragik.

Published

2026-09-09

How to Cite

Hayanis, S. F., & Handayani, W. (2026). Studi Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Stroke Hemoragik Di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 5259–5271. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1403

Issue

Section

Articles