Penerapan Teknik Marmet Dan Pijat Oksitosin Terhadap Menyusui Tidak Efektif Dengan Postpartum Di RSUD Kota Bogor
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1417Keywords:
Ketidakadekuatan Suplai ASI, Pijat Oksitosin, Teknik MarmetAbstract
Menyusui tidak efektif merupakan masalah yang dapat terjadi pada ibu postpartum akibat ketidakadekuatan suplai dan pengeluaran ASI. Kondisi ini dapat menghambat pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan teknik Marmet dan pijat oksitosin terhadap masalah menyusui tidak efektif pada ibu postpartum di RSUD Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada Ny. T usia 40 tahun yang mengalami masalah Menyusui Tidak Efektif berhubungan dengan ketidakadekuatan suplai ASI setelah persalinan Sectio Caesarea. Intervensi berbasis Evidence Based Practice (EBP) berupa pijat oksitosin selama ±15 menit dilanjutkan teknik Marmet selama ±20 menit, satu kali sehari selama tiga hari. Evaluasi dilakukan melalui observasi kelancaran dan volume ASI menggunakan pompa ASI dan kantong pumping. Hasil menunjukkan peningkatan volume ASI dari ±0,5 ml menjadi 30 ml pada hari pertama, 50 ml menjadi 90 ml pada hari kedua, dan 150 ml menjadi 180 ml pada hari ketiga. Selain itu, ASI tampak lebih lancar, payudara menjadi lebih lunak setelah pumping, ibu mampu melakukan teknik Marmet secara mandiri, dan kepercayaan diri ibu dalam menyusui meningkat. Keterbatasan penerapan asuhan adalah waktu pelaksanaan yang mengikuti lama perawatan pasien sehingga evaluasi belum dapat dilakukan setelah pasien pulang. Kesimpulannya, kombinasi teknik Marmet dan pijat oksitosin menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan volume dan kelancaran pengeluaran ASI pada ibu postpartum dengan masalah Menyusui Tidak Efektif.
Kata kunci: Ketidakadekuatan Suplai ASI, Pijat Oksitosin, Teknik Marmet




