Efektivitas Relaksasi Genggam Jari Dalam Menurunkan Kecemasan Pasien Praoperasi Sectio Caesarea Dengan Anestesi Spinal Di Ruang Rawat Inap RSD Kalisat Jember Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1440Keywords:
Kecemasan, Relaksasi Genggam Jari, Sectio Caesarea, Anestesi Spinal, APAISAbstract
Kecemasan praoperasi merupakan masalah yang sering terjadi pada pasien Sectio Caesarea dengan anestesi
spinal. Kecemasan yang tidak tertangani dapat mempengaruhi stabilitas hemodinamik, keberhasilan prosedur
anestesi, dan keselamatan janin. Penanganan nonfarmakologi seperti relaksasi genggam jari menjadi alternatif
yang aman karena pemberian obat sedatif pada pasien SC sebelum bayi lahir dihindari. Mengetahui efektivitas
relaksasi genggam jari dalam menurunkan kecemasan pada pasien praoperasi SC dengan anestesi spinal.
Penelitian kuantitatif dengan desain Quasi-Experiment One Group Pretest-Posttest. Sampel berjumlah 50 pasien
SC elektif dengan anestesi spinal di RSD Kalisat Jember yang dipilih menggunakan purposive sampling.
Intervensi relaksasi genggam jari diberikan selama 15 menit. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner
APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data
menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebagian besar responden berusia 18-31 tahun (66,0%),
berpendidikan SMA (54,0%), primipara (40,0%), dan belum pernah menjalani operasi (66,0%). Rata-rata skor
kecemasan sebelum intervensi adalah 18,20±3,16 dan menurun menjadi 11,86±3,02 setelah intervensi. Hasil uji
Wilcoxon menunjukkan nilai Z=-5,983 dengan p-value=0,000 (p<0,05). Relaksasi genggam jari efektif dalam
menurunkan kecemasan praanestesi pada pasien SC dengan anestesi spinal di RSD Kalisat Jember Tahun 2026.




