Pengaruh Kelas Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan Ibu Hamil Di Puskesmas Mlati II

Authors

  • Nurul Sabillah Sarjana Kebidanan Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Sri Ratna Ningsih Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Elika Puspitasari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v7i2.145

Keywords:

Kelas Ibu Hamil, Tanda Bahaya

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi sekitar 287.000 perempuan yang meninggal selama kehamilan dan persalinan. Salah satu upaya penurunan AKI yaitu melakukan program kelas ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kelas ibu hamil terhadap tingkat pengetahuan tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil di Puskesmas Mlati II. Metode penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan menggunakan rancangan one grup pretest-posttest terhadap ibu hamil wilayah kerja Puskesmas Mlati II sebanyak 47 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian ini sesuai uji statistik menggunakan uji wilcoxon terdapat nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0.00<0.05 yang artinya ada pengaruh kelas ibu hamil terhadap tingkat pengetahuan tanda bahaya kehamilan ibu hamil di Puskesmas Mlati II tahun 2025, serta pengetahuan yang masih rendah pada post-test yaitu mual muntah berlebihan (50%) dan ketuban pecah dini (50%). Saran utama ibu hamil diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk aktif mengikuti kelas ibu hamil, membaca buku KIA, aktif melakukan kunjungan ANC agar dapat menentukan sikap dan perilaku yang tepat.

Published

2025-07-30

How to Cite

Nurul Sabillah, Sri Ratna Ningsih, & Elika Puspitasari. (2025). Pengaruh Kelas Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan Ibu Hamil Di Puskesmas Mlati II. Borneo Nursing Journal (BNJ), 7(2), 432–442. https://doi.org/10.61878/bnj.v7i2.145

Issue

Section

Articles