Uji Efektivitas Sediaan Krim Ekstrak Etanol Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana L.) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Kelinci New Zealand

Authors

  • Romio Carlos Lopo Dos Reis Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Siwi Hastuti Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Septian Maulid Wicahyo Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1461

Keywords:

Daun Bidara, Ziziphus Mauritiana, Krim, Luka Bakar, Kelinci

Abstract

Luka bakar merupakan cedera pada jaringan kulit akibat paparan panas, bahan kimia, listrik, maupun radiasi yang memerlukan penanganan yang tepat untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah terjadinya infeksi. Daun bidara (Ziziphus Mauritiana L.) mengadung senyawa metabolit, sekunder, seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin, yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, serta antibakteri sehingga berpotensi mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sediaan krim ekstrak etanol daun bidara terhadap penyembuhan luka bakar pada kelinci New Zealand serta menentukan konsentrasi ekstrak yang paling efektif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan empat ekor kelinci New Zealand sebagai hewan uji. Ekstrak daun bidara diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70% dan diformulasikan dalam sediaan krim tipe air dalam minyak (A/M) dengan konsentrasi ekstrak 5% (F1), 10% (F2), dan 15% (F3). Betadine Antiseptic Ointment digunakan sebagai kontrol positif, sedangkan basis krim digunakan sebagai kontrol negatif. Pengobatan dilakukan selama 14 Hari dengan frekuensi dua kali sehari. Efektivitas penyembuhan luka dievaluasi berdasarkan nilai Area Under Curve (AUC) dan persentase daya penyembuhan luka (%DPL). Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan Least Significant Difference (LSD). Penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan krim. Formula F3 (15%) memberikan efektivitas terbaik dengan nilai AUC 12,9950 ± 0,01 dan %DPL (25,78527)%, mendekati kontrol positif yang memiliki nilai AUC 12,5125 ± 0,01 dan %DPL (28,54083)%. Uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05), sedangkan uji LSD menunjukkan seluruh kelompok berbeda signifikan. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa krim ekstrak etanol daun bidara efektivitas mempercepat penyembuhan luka bakar pada kelinci New Zealand, dengan konsentrasi ekstrak 15% sebagai formula yang paling efektif.

Published

2026-09-15

How to Cite

Reis, R. C. L. D., Hastuti, S., & Wicahyo, S. M. (2026). Uji Efektivitas Sediaan Krim Ekstrak Etanol Daun Bidara (Ziziphus Mauritiana L.) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Kelinci New Zealand. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 6358–6369. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1461

Issue

Section

Articles