Karakteristik Penderita Anemia Pada Gagal Ginjal Kronis

Authors

  • Nur Syazliana Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Ismarwati Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Rosmita Anggraeni Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1463

Keywords:

GGK, anemia, diabetes melitus, hemodialisis

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang progresif dari waktu ke waktu, sering menyebabkan komplikasi seperti anemia. Anemia pada pasien GGK dapat secara signifikan mempengaruhi kualitas hidup dan meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik anemia pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian observasional deskriptif ini menggunakan pendekatan cross-sectional, data sekunder dari catatan medis 325 pasien GGK dari Januari hingga Desember 2025. Sampel dari 77 pasien dipilih menggunakan pengambilan sampel berturut-turut, dengan data yang dikumpulkan pada usia, jenis kelamin, penyakit penyerta, lama menjalani hemodialisis, dan kadar hemoglobin. Penelitian ini sudah mendapatkan ethical clearance No.2351/KEP.UNISA/IV/2026. Temuan mengungkapkan bahwa mayoritas pasien GGK anemia berada pada kelompok usia lanjut usia 56-65 tahun (48%), wanita 53,2%, dan menderita diabetes mellitus sebagai penyakit penyerta yang paling umum 36,3%, proporsi pasien telah menjalani hemodialisis selama ≤12 bulan dan ≥24 bulan masing-masing 38,9%, dan sebagian besar mengalami anemia berat hemoglobin <8,0 g/dL (53,2%). Kesimpulannya, anemia pada pasien GGK dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk usia, jenis kelamin, penyakit penyerta, lama menjalani hemodialisis, dan kadar hemoglobin dengan anemia berat.

Published

2026-09-10

How to Cite

Syazliana, N., Ismarwati, & Anggraeni, R. (2026). Karakteristik Penderita Anemia Pada Gagal Ginjal Kronis. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 5480–5486. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1463

Issue

Section

Articles