Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir di Daerah Lahan Basah pada Wilayah Kerja Kelurahan Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya

Authors

  • Enjelika Sinta Universitas Eka Harap
  • Meilitha Carolina Universitas Eka Harap
  • Yelstria Ulina Tarigan Universitas Eka Harap

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1480

Keywords:

Bencana Banjir, Kesiapsiagaan, Lahan Basah, Masyarakat, Pengetahuan

Abstract

Banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi dan menjadi ancaman berulang bagi masyarakat di wilayah lahan basah. Kelurahan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya, rentan terhadap banjir kiriman akibat karakteristik topografi dan kedekatannya dengan aliran sungai, sehingga masyarakat dituntut memiliki kesiapsiagaan yang baik guna mengurangi risiko dan dampak bencana. Tingkat pengetahuan masyarakat mengenai bencana banjir diduga menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di wilayah lahan basah pada wilayah kerja Kelurahan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross–sectional. Sebanyak 92 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank pada tingkat signifikansi α = 0,05. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori tinggi (66 responden; 71,7%) dan tingkat kesiapsiagaan kategori tinggi (45 responden; 48,9%). Uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,038 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = –0,217, yang menunjukkan hubungan signifikan dengan kekuatan lemah dan arah negatif antara kedua variabel. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di lahan basah Kelurahan Kereng Bangkirai. Arah hubungan yang negatif mengindikasikan bahwa pengetahuan tinggi tidak selalu diikuti kesiapsiagaan tinggi, sehingga faktor lain seperti pengalaman, sikap, dan dukungan sosial diduga turut berperan dan perlu dikaji lebih lanjut.

Published

2026-08-31

How to Cite

Sinta, E., Carolina, M., & Tarigan, Y. U. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir di Daerah Lahan Basah pada Wilayah Kerja Kelurahan Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 3948–3960. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1480

Issue

Section

Articles