Asuhan Keperawatan Gerontik melalui Progressive Muscle Relaxation pada Lansia dengan Nyeri Kronis dan Nausea: Studi Kasus di Griya Lansia Garut
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1481Keywords:
Diabetes Melitus, Nausea, Nyeri Kronis, Progressive Muscle Relaxation, Slow Stroke Back MassageAbstract
Latar Belakang: Nyeri kronis nonspesifik dan Nausea sering dialami lansia, terutama pada individu dengan Diabetes melitus dan stres adaptasi lingkungan panti. Kondisi ini dapat menurunkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien. Tujuan: Melaporkan penerapan Progressive Muscle Relaxation (PMR) modifikasi sebagai intervensi nonfarmakologis mandiri dalam mengelola nyeri kronis dan Nausea pada lansia. Metode: Laporan kasus deskriptif berbasis proses keperawatan dilakukan pada Ny. K, 65 tahun, di Griya Lansia Garut selama satu minggu. Pasien memiliki riwayat DM dengan kadar gula darah puasa 190 mg/dL dan 180 mg/dL, serta menjalani terapi rutin ibuprofen dan omeprazole. Intervensi diberikan selama 6 sesi harian, meliputi PMR modifikasi dan latihan napas dalam, didukung manajemen nutrisi sesuai preferensi pasien serta Slow Stroke Back Massage (SSBM). Hasil: Setelah intervensi, skala nyeri menurun dari 7 menjadi 3 dan skala mual dari 5 menjadi 1. Asupan makan meningkat dari kurang dari seperempat menjadi tiga perempat porsi, perilaku menangis berkurang, dan kualitas tidur membaik. Kesimpulan: PMR modifikasi yang dikombinasikan dengan intervensi pendukung menunjukkan perbaikan kenyamanan klinis pada lansia dengan nyeri kronis dan Nausea, meskipun kontribusi spesifik PMR tidak dapat dipisahkan sepenuhnya dari intervensi lain.




