Efektivitas Terapi Relaksasi Benson terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi: Studi Kasus
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1482Keywords:
Hipertensi, Lansia, Terapi Relaksasi Benson, Tekanan Darah, Studi KasusAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lansia dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, terapi relaksasi Benson dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan terapi relaksasi Benson terhadap penurunan tekanan darah pada pasien lansia dengan hipertensi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada seorang pasien lansia berusia 64 tahun yang telah menderita hipertensi selama lima tahun. Intervensi dilakukan selama tujuh hari dengan pemberian terapi relaksasi Benson selama 10 menit setiap hari. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter digital Omron HEM-8712. Hasil menunjukkan adanya kecenderungan penurunan tekanan darah selama periode intervensi. Tekanan darah sistolik sebelum intervensi menurun dari 167 mmHg menjadi 156 mmHg dan sesudah intervensi dari 163 mmHg menjadi 150 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik sebelum intervensi menurun dari 104 mmHg menjadi 94 mmHg dan sesudah intervensi dari 100 mmHg menjadi 90 mmHg. Penurunan tekanan darah pada studi kasus ini diduga berkaitan dengan penerapan terapi relaksasi Benson secara konsisten serta perubahan pola makan pasien yang mulai mengurangi konsumsi gorengan dan kerupuk, meskipun kepatuhan terhadap konsumsi obat antihipertensi masih rendah dan aktivitas fisik belum optimal. Terapi relaksasi Benson dapat dipertimbangkan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang mendukung pengendalian tekanan darah pada pasien lansia dengan hipertensi.




