Efektivitas Intervensi Brisk Walking Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1484Keywords:
hipertensi, Brisk Walking Exersice, Intervensi Non-Farmakologi, Studi Kasus, tekanan darahAbstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan pengendalian melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Brisk walking exercise merupakan aktivitas fisik yang sederhana dan mudah diterapkan sebagai salah satu intervensi pendamping dalam pengelolaan tekanan darah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji perubahan tekanan darah setelah penerapan brisk walking exercise pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan one-group pre-test and post-test pada seorang perempuan berusia 49 tahun dengan riwayat hipertensi selama enam tahun. Intervensi dilakukan selama dua minggu dengan frekuensi tiga kali dalam satu minggu dan durasi 15–30 menit setiap sesi. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah rangkaian intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa tekanan darah pasien mengalami penurunan dari 157/90 mmHg sebelum intervensi menjadi 120/76 mmHg setelah intervensi, dengan penurunan sistolik sebesar 37 mmHg dan diastolik sebesar 14 mmHg. Temuan ini menunjukkan adanya perubahan tekanan darah setelah penerapan brisk walking exercise. Namun, perubahan tersebut tidak dapat sepenuhnya dikaitkan dengan brisk walking karena pasien tetap menjalani terapi farmakologis dengan amlodipine dan terdapat kemungkinan pengaruh faktor lain. Brisk walking exercise berpotensi digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping yang sederhana dan mudah diterapkan untuk mendukung pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi.




