Studi Fenomenologi: Pengalaman Beban Psikologis Dan Mekanisme Koping Pada Perempuan Yang Menjadi Ibu Pada Masa Remaja

Authors

  • Eka Fitri Amir Universitas Awal Bros

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1524

Keywords:

Kesehatan Mental Maternal, Koping, Ibu Remaja, Fenomenologi

Abstract

Menjadi ibu pada masa remaja merupakan suatu transisi kehidupan yang kompleks karena perempuan muda harus menjalankan peran sebagai ibu ketika perkembangan psikologis, sosial, dan kemandiriannya masih berlangsung. Beban psikologis pada ibu remaja dapat muncul akibat tuntutan pengasuhan, perubahan kehidupan sehari-hari, tekanan sosial, kondisi ekonomi, serta keterbatasan dukungan. Pemahaman mengenai pengalaman ibu remaja dalam menghadapi beban tersebut dan cara mereka melakukan koping penting untuk pengembangan pelayanan kesehatan maternal dan kesehatan mental yang responsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman beban psikologis dan mekanisme koping pada ibu remaja dalam menjalani peran sebagai ibu. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur. Wawancara ditranskripsikan secara verbatim dan dianalisis melalui pembacaan berulang, identifikasi pernyataan bermakna, pemberian kode, pengelompokan kategori, dan pengembangan tema. Analisis diarahkan untuk memahami makna pengalaman hidup partisipan, bukan untuk mengukur frekuensi atau tingkat keparahan gejala psikologis. Analisis menghasilkan lima tema yang saling berkaitan, yaitu: (1) Menjadi Ibu Sebelum Merasa Siap, (2) Ketika Pengasuhan Menjadi Berat, Melelahkan, dan Tertekan secara Ekonomi, (3) Hidup di Bawah Cermin Sosial Keibuan di antara Banyak Tekanan, (4) Berhenti Sejenak untuk Terus Melangkah, dan (5) Anak sebagai Sumber Resiliensi. Partisipan menggambarkan keterkejutan, kebingungan, dan ketakutan melakukan kesalahan ketika pertama kali menjalankan peran sebagai ibu. Beban psikologis muncul melalui kesulitan menyusui, bayi menangis dan rewel, gangguan tidur, kelelahan fisik, pekerjaan rumah tangga, serta tekanan ekonomi. Penilaian negatif dari lingkungan dan perbandingan dengan gambaran ideal tentang keibuan di media sosial menambah tekanan psikologis. Pelayanan kebidanan perlu mengintegrasikan pengkajian psikologis, dukungan pengasuhan, dukungan menyusui, keterlibatan pasangan, komunikasi tanpa stigma, serta edukasi mengenai penggunaan media sosial secara sehat dalam pelayanan ibu remaja.

Published

2026-09-17

How to Cite

Amir, E. F. (2026). Studi Fenomenologi: Pengalaman Beban Psikologis Dan Mekanisme Koping Pada Perempuan Yang Menjadi Ibu Pada Masa Remaja. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 6744–6751. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1524

Issue

Section

Articles