Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1525Keywords:
Pengetahuan Ibu, ASI Eksklusif, ISPA, BalitaAbstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang kerap
terjadi pada balita dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, termasuk di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Kayon, Kota Palangka Raya. Salah satu faktor yang diduga
berhubungan dengan kejadian ISPA adalah pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif. Pengetahuan
tersebut berpotensi memengaruhi praktik pemberian ASI kepada bayi. ASI eksklusif mengandung
berbagai zat gizi dan komponen imunologis yang berperan penting dalam mendukung sistem
kekebalan tubuh balita, sehingga mampu memberikan perlindungan dari berbagai penyakit infeksi,
termasuk ISPA.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan kejadian ISPA
pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya.
Metode: Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 97
responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner pengetahuan ASI eksklusif dan kejadian ISPA. Analisis data dilakukan
secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil: Penelitian ini menunjukan hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05),
sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara
pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya.
Kesimpulan: Dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang
ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kayon Kota
Palangka Raya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan ilmu
kesehatan masyarakat, menjadi masukan bagi UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya untuk
meningkatkan edukasi dan promosi mengenai ASI eksklusif, serta meningkatkan pengetahuan
masyarakat sebagai upaya pencegahan ISPA pada balita.




