Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangkaraya
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1527Keywords:
Pengetahuan, PHBS Rumah Tangga, DiareAbstract
Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan
rendahnya pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). dapat meningkatkan
risiko terjadinya diare. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya, kasus diare
menunjukkan tren peningkatan setiap tahun, sehingga diperlukan upaya untuk mengetahui hubungan
tingkat pengetahuan tentang PHBS dengan kejadian diare sebagai dasar dalam penyusunan strategi
pencegahan yang lebih efektif.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang PHBS rumah tangga dengan
kejadian diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya.
Metode: Kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional menggunakan pendekatan cross sectional.
Populasi berjumlah 100 kepala keluarga, dengan sampel 50 responden menggunakan teknik purposive
sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kuesioner pengetahuan keluarga tentang
perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terkait air bersih, mencuci tangan dan jamban sehat untuk
mengukur tingkat pengetahuan Dan kejadian diare. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Penelitian ini menunjukan hasil uji Chi-Square, di dapatkan nilai (p-value = 0,004 <0,05), yang
menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan tentang PHBS rumah tangga
dengan kejadian diare di RT2/RW8 gg.Taupik wilatah kerja UPTD Puskesmas Pahandut.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang PHBS rumah
tangga dengan kejadian diare. Masyarakat diharapkan meningkatkan penerapan PHBS, sedangkan
puskesmas perlu memperkuat kegiatan promosi kesehatan untuk mencegah kejadian diare.




