Edukasi Audiovisual Sebagai Strategi Pencegahan Perilaku Masturbasi Berisiko Pada Remaja Putri
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1530Keywords:
Media Audiovisual, Sikap, Remaja Putri, Masturbasi, Kesehatan Reproduksi.Abstract
Perilaku masturbasi yang berisiko pada remaja dapat memberikan dampak terhadap kesehatan
reproduksi apabila tidak disertai dengan pemahaman dan sikap yang tepat. Salah satu upaya yang
dapat dilakukan untuk membentuk sikap positif remaja adalah melalui pendidikan kesehatan
menggunakan media audiovisual. Untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan
media audiovisual terhadap sikap remaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko
pada kesehatan reproduksi di SMPN 5 Cikarang Selatan. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif dengan desain pra-eksperimen melalui pendekatan one group pretest-posttest. Populasi
penelitian adalah seluruh siswi SMPN 5 Cikarang Selatan sebanyak 566 orang, dengan sampel
sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling.
Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sikap. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired
Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata (mean) sikap meningkat dari 82,97
sebelum intervensi menjadi 106,53 setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media
audiovisual. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t = -8,223 dengan p-value = 0,000
(p<0,05), sehingga terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap
sikap remaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko pada kesehatan reproduksi.
Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berpengaruh terhadap peningkatan sikap
remaja putri tentang pencegahan perilaku masturbasi yang berisiko pada kesehatan reproduksi di
SMPN 5 Cikarang Selatan.




